Sampah Jadi Tabungan
Setiap kilogram sampah yang disetor nasabah bank sampah dikonversi menjadi saldo yang bisa ditarik kapan saja.
Platform digital yang membantu pengelolaan bank sampah mulai dari data nasabah, transaksi, penimbangan, hingga laporan secara efisien dan real-time.
Dipercaya dan didampingi oleh
Universitas Bina Insani
RW 09 Kel. Kranji
Hijau Berkah (Bank Sampah)
Hijau Berkah lahir dari kebutuhan nyata RW 09 Kelurahan Kranji untuk mengelola bank sampah secara lebih transparan dan efisien. Dikembangkan bersama Universitas Bina Insani, sistem ini menggantikan pencatatan manual dengan platform digital yang terhubung langsung ke perangkat timbangan IoT.
Berat sampah tercatat otomatis begitu ditimbang di perangkat IoT.
Setiap transaksi terdokumentasi dan dapat diaudit oleh pengurus RW.
Administrator, pengelola, dan nasabah memiliki akses sesuai kebutuhan.
Bank sampah adalah sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat: warga menyetorkan sampah yang sudah dipilah untuk ditimbang, dicatat, lalu dikonversi menjadi tabungan. Konsep sederhana ini mengubah sampah dari beban lingkungan menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi bagi warga.
Setiap kilogram sampah yang disetor nasabah bank sampah dikonversi menjadi saldo yang bisa ditarik kapan saja.
Sampah yang terpilah dan terdata rapi lewat bank sampah tidak lagi menumpuk begitu saja di tempat pembuangan akhir.
Bank sampah dikelola bersama pengurus RW dan warga, menjadikannya gerakan lingkungan dari dan untuk masyarakat setempat.
Hijau Berkah membawa mekanisme bank sampah tersebut ke era digital: setiap penimbangan tercatat otomatis lewat perangkat IoT, sehingga proses yang dulunya manual kini berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan bagi seluruh nasabah.
Setiap fitur dirancang berdasarkan proses kerja nyata pengurus dan nasabah bank sampah di lapangan.
Data penimbangan masuk otomatis ke sistem, menghilangkan pencatatan ganda di kertas.
Nasabah dapat memantau saldo dan riwayat setornya sendiri kapan saja.
Didampingi tim pengembang dan mitra akademik untuk perbaikan berkala.
Kombinasi teknologi web modern dan perangkat IoT menghadirkan pengalaman pengelolaan bank sampah yang jauh lebih akurat.
Sensor presisi tinggi meminimalkan selisih berat dibanding pencatatan manual.
Seluruh data nasabah, transaksi, dan laporan dapat diakses dalam satu tampilan.
Autentikasi berbasis peran dan validasi sisi server menjaga integritas data.
Dari pendataan nasabah hingga pencadangan data, setiap fitur saling terhubung.
Kelola data warga terdaftar sebagai nasabah bank sampah secara terpusat.
Catat setiap setoran sampah dan konversi saldo nasabah secara otomatis.
Terhubung ke perangkat timbangan IoT untuk pencatatan berat yang presisi.
Hasilkan laporan transaksi, nasabah, penarikan, dan harga secara instan.
Visualisasi data ringkas untuk memantau performa bank sampah setiap saat.
Pantau aktivitas dan status perangkat secara langsung dari dashboard.
Perangkat timbangan pintar mengirim data langsung ke server secara nirkabel.
Akses berjenjang untuk administrator, pengelola, dan nasabah.
Enkripsi kredensial dan validasi peran menjaga kerahasiaan data nasabah.
Pencadangan data berkala untuk mencegah kehilangan informasi penting.
Alur kerja Hijau Berkah dirancang seringkas mungkin bagi petugas di lapangan.
Sampah terpilah dibawa ke pos penimbangan bank sampah.
Sensor mencatat berat dan mengirim data ke server secara nirkabel.
Nilai dikonversi otomatis sesuai harga jenis sampah yang berlaku.
Pengurus dan nasabah dapat langsung melihat hasil transaksi di dashboard.
Data statistik lingkungan, daftar harga jenis sampah, aktivitas setoran warga, dan sebaran unit langsung dari server layanan publik Hijau Berkah.
Setiap peran memiliki tampilan dan kewenangan yang disesuaikan.
Mengawasi seluruh sistem dan seluruh unit bank sampah.
Menjalankan operasional harian di pos penimbangan.
Memantau saldo dan riwayat setoran secara mandiri.
Kombinasi framework web dan perangkat keras IoT yang teruji.
Sistem manajemen bank sampah awal berhasil dibangun menggunakan PHP native, sementara perangkat timbangan IoT masih dalam tahap pengembangan.
Dilakukan peresmian resmi Bank Sampah Hijau Berkah yang disertai dengan demonstrasi langsung aplikasi web serta perangkat timbangan pintar IoT.
Dilakukan pembaruan dan peningkatan arsitektur sistem secara menyeluruh dengan beralih menggunakan teknologi modern Laravel dan Next.js.
Sistem telah berkembang pesat dan sekarang dapat digunakan secara luas oleh berbagai RW serta kelurahan lain di luar kawasan awal.
Bank sampah adalah sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, di mana warga (nasabah) menyetorkan sampah yang telah dipilah untuk ditimbang dan dicatat sebagai tabungan, sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah ke TPA sekaligus mendorong ekonomi sirkular di tingkat warga.
Bank sampah membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, serta memberi nilai ekonomi tambahan bagi warga melalui tabungan hasil setoran sampah yang dapat dicairkan sewaktu-waktu.
Hijau Berkah adalah sistem manajemen bank sampah berbasis web yang memanfaatkan teknologi IoT untuk mencatat penimbangan sampah secara otomatis dan real-time.
Timbangan pintar terhubung ke internet dan mengirim data berat sampah langsung ke server, sehingga transaksi nasabah tercatat otomatis tanpa input manual.
Terdapat tiga peran pengguna: Administrator untuk pengawasan sistem, Pengelola (petugas) untuk operasional harian, dan Nasabah untuk memantau saldo serta riwayat transaksi.
Ya, sistem menerapkan autentikasi berbasis peran, enkripsi kredensial, serta pencadangan data berkala untuk menjaga keamanan informasi.
Bergabunglah dengan RW 09 Kelurahan Kranji yang telah beralih ke pengelolaan bank sampah digital berbasis IoT untuk transparansi dan akurasi maksimal.